Jarak bukan lagi penghalang.
Internet terjangkau hadir sampai ke pelosok desa, agar setiap warga punya kesempatan yang sama untuk belajar, berusaha, dan terhubung.
Kenyataan hari ini.
Harga internet di desa justru lebih mahal.
Layanan digital desa tidak berguna tanpa koneksi yang stabil.
Masa depan yang sedang tumbuh.
Dusun terakhir pun menyala: anak-anak belajar daring tanpa menunggu sinyal, informasi dan hasil desa mengalir ke mana saja, dan perjalanan ke desa mudah direncanakan.
Ruang-ruang yang mulai tersambung.
Internet Sampai Pelosok
Internet rumah, sekolah, dan balai desa lewat jaringan berizin
Tumbuh Bersama Pengusaha Lokal
Warga dan BUMDes menghadirkan internet di wilayahnya sendiri
Hasil Desa yang Sampai Tujuan
Pencatatan pengiriman dan logistik untuk BUMDes dan usaha desa
Perjalanan yang Mudah Direncanakan
Informasi rute, jadwal, dan paket perjalanan ke desa wisata
Angkutan yang Tertib
Jadwal dan pemesanan untuk angkutan desa dan transportasi lokal
Kabar yang Mengalir
Informasi desa yang sampai ke warga di mana pun mereka berada
Dua jalan menghadirkan internet.
Mobilitas Cerdas dimaknai sebagai lancarnya arus orang, barang, dan informasi. Internet desa menjadi program unggulannya, karena tanpa koneksi lima pilar lain tidak bisa bergerak.
Hadir Langsung di Desa
Jaringan dibangun dan dikelola sendiri oleh penyelenggara berizin Jartaplok
Tumbuh Bersama Pengusaha Lokal
Warga, BUMDes, atau pengusaha setempat menjadi mitra subnet atau reseller, menghadirkan internet di wilayahnya dan menikmati hasilnya
Pemerataan dimulai dari jalan yang paling dasar.
Masih banyak desa pinggiran yang tertinggal dalam pemerataan infrastruktur teknologi. Padahal koneksi menentukan seberapa cepat warga menerima informasi, mengurus layanan, belajar, dan menjual hasil usahanya. Ketika sinyal hilang-timbul, layanan digital desa yang paling bagus pun tidak bisa dipakai.
Karena itu internet desa diperlakukan sebagai jalan raya, bukan barang mewah. Sejak 2021 infrastruktur digital desa Puskomedia berjalan sebagai penyedia layanan internet (ISP), dan pada 2024 memperoleh izin penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal (Jartaplok). Arahnya sejak awal sama: harga yang bersahabat, agar warga dengan penghasilan pas-pasan pun bisa ikut terhubung.
Di atas jalan itu, arus lain ikut bergerak: hasil desa yang dikirim ke pembeli, wisatawan yang merencanakan perjalanan, angkutan desa yang tertib, dan kabar desa yang sampai kepada warga di mana pun mereka berada.
Setiap ruang, dalam keseharian penggunanya.
Internet Sampai Pelosok
Rumah warga, sekolah, pondok, kantor, dan balai desa tersambung lewat jaringan berizin yang dibangun dan dikelola sendiri. Pemasangan dimulai dari survei lokasi, lalu perangkat dipasang dan koneksi diuji sebelum dipakai sehari-hari.
Tumbuh Bersama Pengusaha Lokal
Warga, BUMDes, pengusaha setempat, atau pengelola RT/RW net dapat menjadi mitra subnet atau reseller. Mitra melayani pelanggan di wilayahnya sendiri, sementara jaringannya tersambung ke penyelenggara berizin.
Hasil Desa yang Sampai Tujuan
BUMDes dan usaha desa perlu tahu barang apa yang dikirim, ke mana, dan kapan sampai. Pencatatan pengiriman yang rapi mengurangi barang tercecer dan membantu menghitung ongkos dengan jujur.
Perjalanan yang Mudah Direncanakan
Calon wisatawan mencari rute, jadwal, dan paket perjalanan sebelum berangkat. Informasi yang jelas di website desa wisata membuat kunjungan lebih mudah direncanakan dan pemandu lokal lebih mudah dihubungi.
Angkutan yang Tertib
Angkutan desa, ojek pangkalan, dan transportasi lokal dapat mengumumkan jadwal serta menerima pemesanan. Warga lanjut usia dan anak sekolah tidak lagi menunggu lama tanpa kepastian.
Kabar yang Mengalir
Pengumuman desa, jadwal posyandu, dan kabar musyawarah sampai kepada warga lewat website dan kanal digital desa. Perantau pun tetap bisa mengikuti kabar kampung halamannya.
Dari permintaan sampai koneksi menyala.
-
Sampaikan permintaan
Isi permintaan lewat puskomedia.net.id atau hubungi tim dengan menyebut desa, dusun, dan jenis tempat yang ingin disambung: rumah, sekolah, kantor, atau balai desa.
-
Cek jangkauan dan survei lokasi
Tim memeriksa apakah wilayah sudah terjangkau jaringan dan melihat langsung lokasi pemasangan. Survei menentukan jalur kabel atau perangkat nirkabel yang paling masuk akal.
-
Pilih layanan
Setelah survei, pelanggan memilih layanan yang sesuai kebutuhan dan anggaran. Harga dan pilihan layanan terbaru dapat ditanyakan langsung saat konsultasi.
-
Pemasangan perangkat
Teknisi memasang perangkat di lokasi dan merapikan jalur kabel. Pemilik rumah atau pengelola gedung sebaiknya hadir untuk menentukan letak perangkat.
-
Uji dan mulai memakai
Koneksi diuji di lokasi sebelum serah terima. Pelanggan diberi tahu cara menghubungi dukungan bila koneksi bermasalah.
Menghadirkan internet di wilayah sendiri.
Jalan kedua cocok bagi warga, BUMDes, atau pengusaha lokal yang ingin mengelola layanan internet di wilayahnya. Bentuk kerja sama dan pembagian hasilnya dibicarakan sesuai keadaan setiap wilayah.
-
Sampaikan minat
Hubungi tim lewat halaman Kontak dengan menyebut wilayah yang ingin dilayani dan siapa pengelolanya, perorangan, BUMDes, atau badan usaha.
-
Petakan wilayah dan calon pelanggan
Bersama tim, mitra memetakan dusun yang akan dilayani, jumlah rumah yang berminat, dan titik yang bisa dipakai untuk memancarkan jaringan.
-
Sepakati bentuk kerja sama
Mitra memilih menjadi mitra subnet atau reseller. Hak, kewajiban, dan tanggung jawab layanan dituangkan dalam kesepakatan tertulis.
-
Siapkan titik dan perangkat
Titik pemancar, perangkat jaringan, dan jalur kabel disiapkan sesuai hasil pemetaan. Izin pemilik lahan atau bangunan diurus sebelum pemasangan.
-
Belajar mengelola layanan
Mitra dibekali cara memasang pelanggan baru, merawat perangkat, dan menangani gangguan ringan. Gangguan di jaringan utama tetap ditangani penyelenggara.
-
Layani dan tumbuh
Mitra melayani pelanggan di wilayahnya dan menikmati hasil usahanya. Keuntungan berputar di desa sendiri.
Yang perlu disiapkan.
Lokasi yang jelas
Siapkan alamat atau titik lokasi pemasangan, termasuk nama dusun dan patokan. Untuk mitra, siapkan juga gambaran wilayah yang ingin dilayani.
Listrik yang stabil
Perangkat jaringan butuh listrik yang menyala terus. Di wilayah yang listriknya sering padam, pertimbangkan cadangan daya sederhana.
Titik yang tinggi
Jaringan nirkabel membutuhkan titik pemasangan yang cukup tinggi dan terbuka, seperti atap, menara, atau tiang. Izin pemilik bangunan perlu diurus sejak awal.
Penanggung jawab setempat
Satu orang yang mudah dihubungi memudahkan survei, pemasangan, dan penanganan gangguan. Bagi mitra, orang ini menjadi wajah layanan di wilayahnya.
Data calon pelanggan
Daftar rumah, sekolah, atau usaha yang berminat membantu merencanakan jaringan. Semakin jelas datanya, semakin tepat rancangannya.
Kesiapan belajar
Mitra tidak harus berlatar teknik, tetapi perlu mau belajar merawat perangkat dan melayani pelanggan. Ketekunan lebih penting daripada gelar.
Mengapa izin jaringan penting.
Penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi beserta aturan turunannya. Menyalurkan atau menjual ulang koneksi internet kepada orang lain tanpa izin, atau tanpa kerja sama dengan penyelenggara berizin, berisiko melanggar aturan dan bisa dihentikan sewaktu-waktu.
Izin Jaringan Tetap Lokal (Jartaplok) memberi dasar hukum untuk membangun dan mengoperasikan jaringan di wilayah layanan. Dengan menjadi mitra penyelenggara berizin, pengusaha lokal dan pengelola RT/RW net bisa melayani tetangganya dengan tenang, tahu siapa yang bertanggung jawab atas jaringan utama, dan tidak perlu mengurus izin penyelenggaraan sendiri.
Pertanyaan yang sering muncul.
Apakah desa saya sudah terjangkau?
Jangkauan berbeda di tiap wilayah. Sampaikan nama desa dan dusun lewat puskomedia.net.id, lalu tim akan memeriksa dan menjadwalkan survei bila memungkinkan.
Siapa saja yang bisa memasang internet?
Rumah warga, sekolah, pondok pesantren, kantor, usaha, dan balai desa. Kebutuhan setiap tempat berbeda, sehingga layanannya dipilih setelah survei.
Berapa biayanya?
Harga bergantung pada layanan dan keadaan lokasi. Harga terbaru dapat ditanyakan saat konsultasi sebelum pemasangan.
Apa itu Jartaplok?
Jartaplok adalah singkatan dari Jaringan Tetap Lokal, salah satu jenis izin penyelenggaraan jaringan telekomunikasi. Izin ini menjadi dasar untuk membangun dan mengelola jaringan internet di wilayah layanan.
Apa bedanya mitra subnet dan reseller?
Keduanya menghadirkan internet di wilayah mitra, tetapi pembagian peran, perangkat, dan tanggung jawabnya berbeda. Rinciannya dibicarakan bersama tim sesuai keadaan wilayah dan kesiapan mitra.
Apakah BUMDes bisa menjadi mitra?
Bisa. BUMDes justru cocok karena hasil usahanya kembali ke desa. Warga perorangan, pengusaha lokal, dan pengelola RT/RW net juga bisa.
Saya sudah mengelola RT/RW net. Bisa bergabung?
Bisa. Bergabung dengan penyelenggara berizin membuat layanan yang sudah berjalan memiliki dasar yang jelas. Sampaikan keadaan jaringan saat ini agar bisa dipetakan bersama.
Bagaimana bila koneksi terganggu?
Pelanggan dapat menghubungi dukungan lewat kanal yang diberikan saat pemasangan. Bagi pelanggan mitra, gangguan ringan ditangani mitra setempat, sedangkan gangguan jaringan utama ditangani penyelenggara.
Selain internet, apa lagi yang termasuk ruang ini?
Pencatatan pengiriman hasil desa, informasi perjalanan wisata, jadwal angkutan desa, dan kanal kabar desa. Semuanya dapat dibangun sesuai kebutuhan desa atau usaha.
Ke mana melangkah setelah ini.
Cerita nyata.
“Sejak internet masuk, anak-anak tidak perlu lagi naik ke bukit untuk mengirim tugas.”
Nama Kepala DusunDusun contoh, Kab. Jayawijaya