Pengguna tersesat
Tombol penting tidak terlihat dan alurnya berbelit, akhirnya pengguna kembali ke cara lama.
Antarmuka yang bisa dipakai siapa saja, dari kepala desa sampai pedagang pasar, dan identitas merek yang membuat lembaga atau usaha Anda mudah diingat.
Tombol penting tidak terlihat dan alurnya berbelit, akhirnya pengguna kembali ke cara lama.
Logo, warna, dan gaya berganti-ganti sehingga lembaga atau usaha sulit diingat.
Sebagian besar pengguna membuka dari ponsel, tetapi tampilannya dibuat untuk layar besar.
Mengamati dan mewawancarai orang yang benar-benar akan memakai produk Anda.
Menyusun urutan layar dan isi agar tujuan pengguna tercapai dengan langkah sesedikit mungkin.
Tampilan aplikasi dan website beserta prototipe yang bisa dicoba.
Prototipe diuji pengguna sebelum dibangun, sehingga perbaikan murah dan cepat.
Logo, warna, huruf, dan nada bahasa yang mencerminkan siapa Anda.
Standar desain dan templat siap pakai agar tim Anda konsisten.
Memahami tujuan lembaga dan kebiasaan penggunanya.
Menyusun alur, sketsa, dan arah visual untuk disepakati.
Prototipe dicoba pengguna, lalu diperbaiki berdasarkan temuan.
Berkas desain, panduan merek, dan templat diserahkan dan dijelaskan kepada tim Anda.
Alur pengajuan surat di aplikasi desa dipangkas dari tujuh layar menjadi tiga.
Logo dan warna baru membuat produk koperasi mudah dikenali di pasar daring.
Orang tua menemukan jadwal dan pengumuman tanpa harus bertanya ke guru.
Konsultasi gratis untuk menentukan lingkup dan biaya.
UX (pengalaman pengguna) mengatur alur dan kemudahan memakai. UI (antarmuka) mengatur tampilan yang dilihat dan disentuh. Keduanya dikerjakan bersama.
Bisa. Lingkup dapat berupa logo saja, identitas merek lengkap, atau desain antarmuka aplikasi.
Berkas desain siap pakai, panduan penggunaan, dan templat sesuai lingkup yang disepakati.