INFORMASI RESMI PUSKOMEDIA
📑 Daftar Isi
- Penanganan Insiden Ransomware, Pemulihan Layanan, dan Penguatan Infrastruktur
- Apa itu ransomware?
- Puskomedia langsung melakukan penanganan sejak hari pertama
- Data backup turut terdampak ransomware
- Status website yang telah berhasil dipulihkan
- Permintaan tebusan ransomware
- Serangan siber sebagai keadaan luar biasa
- Mengapa layanan berbasis WordPress memperumit proses recovery?
- Arah baru layanan Puskomedia
- Untuk Pemerintahan Desa
- Untuk Sekolah
- Untuk Pondok Pesantren
- Penguatan keamanan setelah insiden
- Rekomendasi bagi pelanggan
- Komitmen Puskomedia
Penanganan Insiden Ransomware, Pemulihan Layanan, dan Penguatan Infrastruktur
Puskomedia menyampaikan informasi resmi terkait gangguan layanan yang terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026, yang berdampak pada sebagian infrastruktur server dan sejumlah layanan pelanggan.
Sekitar pukul 12.36 WIB, tim Puskomedia menerima laporan bahwa sejumlah website tidak dapat diakses. Sejak laporan pertama diterima, tim teknis langsung melakukan pemeriksaan, isolasi sistem terdampak, serta memulai proses penanganan dan pemulihan.
Hasil investigasi menunjukkan bahwa telah terjadi serangan ransomware pada sebagian infrastruktur Puskomedia.
Dari total 13 server, sebanyak 5 server terdampak ransomware dengan tingkat dampak yang berbeda-beda.
Berdasarkan investigasi teknis yang dilakukan, serangan berkaitan dengan kerentanan pada lapisan virtualisasi Proxmox yang digunakan pada sebagian infrastruktur tersebut. Tim Puskomedia terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus menutup jalur-jalur yang berpotensi dapat digunakan untuk serangan serupa.
Apa itu ransomware?
Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang bekerja dengan mengenkripsi data sehingga file atau sistem tidak lagi dapat digunakan secara normal.
Secara sederhana, data yang sebelumnya dapat dibaca oleh server diubah menjadi bentuk terenkripsi. Akibatnya, website, database, dokumen, maupun mesin virtual yang bergantung pada data tersebut dapat berhenti beroperasi.
Serangan ransomware tidak selalu berarti seluruh data dihapus. Dalam banyak kasus, data masih berada pada media penyimpanan, tetapi dalam keadaan terenkripsi sehingga tidak dapat digunakan tanpa proses dekripsi atau pemulihan.
Karena yang terdampak dalam insiden ini berada pada lapisan infrastruktur virtualisasi, dampaknya dapat mengenai banyak layanan yang berjalan di atas server tersebut secara bersamaan.
Inilah yang membuat penanganan ransomware berbeda dengan gangguan server biasa.

Puskomedia langsung melakukan penanganan sejak hari pertama
Kami perlu menegaskan bahwa lamanya proses pemulihan bukan disebabkan karena Puskomedia terlambat merespons.
Tim teknis telah melakukan penanganan sejak laporan gangguan pertama diterima pada Minggu siang.
Namun, pemulihan infrastruktur dengan kapasitas data yang sangat besar tidak dapat dilakukan hanya dengan menghidupkan ulang server.
Pada salah satu lingkungan terdampak saja, kapasitas penyimpanan yang harus ditangani mencapai 4 TB.
Proses tersebut mencakup isolasi server, pemeriksaan keamanan, pembangunan ulang lingkungan virtualisasi, penyelamatan data, pemindahan data, verifikasi integritas, pemulihan database dan file, hingga memastikan website dapat kembali digunakan dengan aman.
Pemindahan dan pemeriksaan data sebesar beberapa terabyte membutuhkan waktu, terlebih karena setiap layanan perlu dipastikan tidak membawa kembali bagian sistem yang telah terdampak serangan.
Karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap.
Layanan yang telah dinyatakan aman akan diaktifkan kembali terlebih dahulu tanpa harus menunggu seluruh infrastruktur selesai dipulihkan.
Data backup turut terdampak ransomware
Dampak serangan tidak hanya terjadi pada data layanan utama.
Data backup yang disimpan pada infrastruktur backup juga turut terdampak ransomware sehingga sebagian backup terbaru tidak dapat langsung digunakan sebagai sumber pemulihan.
Hal ini membuat proses recovery menjadi jauh lebih kompleks.
Untuk menjaga integritas data yang dikembalikan kepada pelanggan, tim kemudian menggunakan titik backup terakhir yang telah dipastikan utuh dan dapat digunakan, yaitu backup tanggal 3 Juni 2026, sembari terus melakukan berbagai upaya penyelamatan terhadap data lain yang masih memungkinkan untuk dipulihkan.
Insiden ini menjadi evaluasi penting terhadap arsitektur pencadangan Puskomedia.
Ke depan, sistem backup akan semakin dipisahkan dari lingkungan produksi dan diperkuat dengan mekanisme pencadangan yang lebih terisolasi, sehingga insiden pada sistem utama tidak dengan mudah dapat menjangkau seluruh salinan data cadangan.
Status website yang telah berhasil dipulihkan
Sebagian website dan layanan saat ini telah berhasil diaktifkan kembali secara bertahap.
Dalam proses pemulihan tersebut, sebagian layanan dikembalikan menggunakan data backup tanggal 3 Juni 2026, yaitu titik backup yang telah dipastikan dapat digunakan dengan aman.
Karena itu, pada website yang telah berhasil dipulihkan dimungkinkan terdapat perubahan, pembaruan, unggahan, dokumen, berita, konfigurasi, maupun data lainnya yang dibuat setelah tanggal 3 Juni 2026 yang belum tersedia pada kondisi website saat ini.
Puskomedia masih terus melakukan upaya penyelamatan dan pemulihan terhadap data lain yang terdampak sehingga proses recovery belum sepenuhnya selesai.
Apabila pelanggan menemukan data, dokumen, tampilan website, atau informasi tertentu yang belum sesuai setelah layanan kembali aktif, pelanggan dapat menghubungi tim Puskomedia untuk mendapatkan bantuan dan pengecekan lebih lanjut.
Kami juga mengimbau pelanggan untuk tidak langsung melakukan perubahan besar pada website yang baru dipulihkan apabila masih terdapat data penting yang perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tim Puskomedia.
Saat ini tim teknis masih bekerja secara intensif untuk memulihkan seluruh infrastruktur dan layanan yang terdampak secara bertahap.
Prioritas kami adalah mengembalikan layanan secepat mungkin sekaligus memastikan setiap sistem yang kembali digunakan telah melalui proses pemeriksaan dan pengamanan yang diperlukan.
Permintaan tebusan ransomware
Seperti serangan ransomware pada umumnya, pelaku juga menyampaikan permintaan tebusan agar sistem yang terenkripsi dapat didekripsi.
Dalam catatan yang diberikan pelaku, nilai tebusan untuk kategori infrastruktur berskala enterprise dimulai dari US$60.000, dan pelaku menyatakan nilai tersebut masih dapat meningkat berdasarkan skala organisasi dan volume data yang terdampak.
Dengan skala infrastruktur yang melayani ribuan website, pengguna, serta berbagai layanan pemerintahan dan pendidikan, nilai tebusan tersebut merupakan nilai yang sangat besar.
Puskomedia tidak dapat memenuhi tuntutan tebusan tersebut.
Selain nilainya yang sangat besar, pembayaran tebusan kepada pelaku kejahatan siber juga tidak memberikan jaminan mutlak bahwa seluruh sistem dan data dapat kembali seperti semula.
Oleh karena itu, sumber daya Puskomedia diprioritaskan untuk melakukan pemulihan secara mandiri, penyelamatan data, pembangunan ulang infrastruktur, serta penguatan sistem keamanan.
Dalam komunikasi dengan pihak pelaku, mereka juga menyatakan bahwa serangan yang dilakukan berfokus pada proses enkripsi dan menyatakan tidak melakukan pengambilan data.
Meskipun demikian, Puskomedia tidak hanya bergantung pada pernyataan pelaku. Pemeriksaan teknis terhadap ruang lingkup insiden tetap dilakukan sebagai bagian dari proses investigasi.
Serangan siber sebagai keadaan luar biasa
Serangan ini merupakan tindakan kriminal yang dilakukan oleh pihak eksternal terhadap infrastruktur teknologi Puskomedia.
Puskomedia memandang peristiwa ini sebagai kejadian luar biasa yang berada di luar kendali operasional langsung perusahaan, dan penanganan dampaknya akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan mengenai keadaan kahar atau force majeure sebagaimana diatur dalam perjanjian layanan dan ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, Puskomedia tidak menjadikan keadaan tersebut sebagai alasan untuk menghentikan tanggung jawab pemulihan.
Sejak gangguan diketahui, tim tetap melakukan penanganan, pembangunan ulang server, penyelamatan data, pengamanan sistem, serta pemulihan layanan secara terus-menerus.
Fokus utama kami adalah mengurangi dampak kepada pelanggan dan mengembalikan layanan semaksimal mungkin.
Mengapa layanan berbasis WordPress memperumit proses recovery?
Sebagian layanan lama yang dikelola Puskomedia masih menggunakan WordPress.
WordPress merupakan platform yang sangat luas digunakan dan bukan merupakan penyebab langsung dari insiden ransomware ini.
Namun, dalam skala hosting yang sangat besar, karakteristik ribuan website WordPress yang berdiri secara terpisah membuat proses backup dan recovery menjadi jauh lebih kompleks.
Satu website WordPress dapat terdiri dari ribuan hingga puluhan ribu file, database, gambar, plugin, tema, cache, serta konfigurasi yang berbeda-beda.
Jika jumlah website mencapai ratusan bahkan ribuan, jumlah file yang perlu dicadangkan, diperiksa, dipindahkan, dan dipulihkan menjadi sangat besar.
Selain itu, plugin dan tema berasal dari banyak pengembang dengan versi serta kondisi yang berbeda.
Ketika sebuah website dipulihkan, tim tidak hanya mengembalikan file.
Database harus disesuaikan, konfigurasi harus diperiksa, permission file harus benar, plugin dan tema harus dipastikan aman, malware harus disisir, serta website harus diuji kembali sebelum dinyatakan layak digunakan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Puskomedia telah mulai mengubah pendekatan dari website yang berdiri sendiri-sendiri menuju ekosistem aplikasi yang lebih terintegrasi dan terstandarisasi.
Arah baru layanan Puskomedia
Insiden ini sekaligus mempercepat transformasi teknologi yang telah menjadi arah pengembangan Puskomedia.
Ke depan, layanan akan secara bertahap dimigrasikan dari sistem lama menuju ekosistem aplikasi yang lebih terpusat, terstandarisasi, mudah dipantau, dan memiliki sistem pencadangan serta pemulihan yang lebih baik.
Untuk Pemerintahan Desa
Layanan desa akan secara bertahap diarahkan menuju:
Ekosistem SmartGovt
SmartGovt dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan pemerintahan desa dalam satu ekosistem sehingga pengembangan, pembaruan keamanan, monitoring, dan pengelolaan data dapat dilakukan secara lebih terpusat.
Untuk Sekolah
Layanan sekolah akan secara bertahap diarahkan menuju:
Ekosistem ASIS
ASIS dikembangkan sebagai sistem informasi sekolah terintegrasi untuk membantu sekolah mengelola layanan administrasi, akademik, komunikasi orang tua, serta berbagai kebutuhan digital sekolah dalam satu ekosistem.
Untuk Pondok Pesantren
Layanan pondok pesantren akan secara bertahap diarahkan menuju:
Ekosistem Basmalah
Basmalah akan menjadi ekosistem digital yang disiapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengelolaan dan layanan pondok pesantren.
Dengan menggunakan sistem yang lebih terintegrasi, pembaruan aplikasi dapat dilakukan secara terpusat, keamanan lebih mudah dikendalikan, monitoring lebih cepat, struktur data lebih konsisten, dan proses pencadangan maupun pemulihan dapat dirancang sejak awal sebagai bagian dari arsitektur sistem.
Migrasi akan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu layanan pelanggan yang sedang berjalan.
Penguatan keamanan setelah insiden
Bersamaan dengan proses pemulihan, Puskomedia melakukan evaluasi dan penguatan menyeluruh terhadap infrastruktur.
Beberapa langkah yang telah dan sedang dilakukan antara lain:
- membangun ulang server yang terdampak;
- memperbarui dan memperkuat lingkungan virtualisasi;
- menutup jalur akses yang tidak diperlukan;
- memperketat akses administratif;
- memperkuat autentikasi server;
- meningkatkan monitoring aktivitas server;
- meningkatkan deteksi terhadap aktivitas tidak normal;
- memperkuat isolasi antarserver;
- memisahkan sistem produksi dengan sistem pencadangan;
- menyiapkan mekanisme backup yang lebih terisolasi;
- melakukan pengujian pemulihan backup secara berkala;
- melakukan pembaruan sistem operasi dan perangkat lunak;
- melakukan penyisiran ulang terhadap layanan yang dipulihkan;
- serta mempercepat migrasi dari sistem legacy menuju ekosistem SmartGovt, ASIS, dan Basmalah.
Pengamanan tidak berhenti ketika website kembali dapat diakses. Pemeriksaan terhadap seluruh infrastruktur akan terus dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pascainsiden.
Rekomendasi bagi pelanggan
Keamanan sebuah layanan digital tidak hanya berada pada sisi server.
Akun administrator, password, komputer yang digunakan untuk mengakses sistem, email, serta aplikasi yang digunakan pelanggan juga merupakan bagian dari rantai keamanan.
Karena itu, Puskomedia mengimbau seluruh pelanggan untuk melakukan beberapa langkah berikut:
1. Mengganti password administrator
Gunakan password baru yang kuat dan berbeda dari password yang digunakan pada layanan lainnya.
2. Jangan menggunakan password yang sama di banyak layanan
Password email, website, media sosial, dan aplikasi lainnya sebaiknya berbeda.
3. Aktifkan autentikasi dua langkah apabila tersedia
Autentikasi dua langkah dapat memberikan perlindungan tambahan apabila password diketahui pihak lain.
4. Periksa akun administrator
Pastikan tidak terdapat akun administrator yang tidak dikenal atau akun lama yang seharusnya sudah tidak digunakan.
5. Bagi pelanggan yang masih menggunakan WordPress, perbarui WordPress, plugin, dan tema
Plugin serta tema yang sudah tidak digunakan sebaiknya dihapus.
6. Hindari plugin dan tema dari sumber yang tidak terpercaya
Jangan menggunakan plugin atau tema bajakan, nulled, maupun aplikasi dari sumber yang tidak dapat diverifikasi.
7. Waspadai email dan pesan mencurigakan
Jangan sembarangan membuka tautan login, lampiran, maupun permintaan perubahan password.
8. Jaga keamanan komputer administrator
Komputer atau perangkat yang digunakan untuk mengelola layanan harus selalu mendapatkan pembaruan keamanan dan tidak menjalankan aplikasi yang tidak terpercaya.
9. Simpan salinan dokumen yang sangat penting
Untuk dokumen yang bersifat kritis, pelanggan tetap disarankan memiliki salinan arsip internal sebagai lapisan perlindungan tambahan.
10. Segera laporkan aktivitas yang tidak wajar
Apabila ditemukan perubahan website, login yang tidak dikenal, akun baru, pengalihan halaman, atau aktivitas mencurigakan lainnya, segera hubungi Puskomedia.
Komitmen Puskomedia
Kami memahami bahwa layanan yang dikelola Puskomedia digunakan untuk mendukung aktivitas pemerintahan desa, pendidikan, pesantren, pelayanan masyarakat, serta berbagai kebutuhan penting lainnya.
Kami juga memahami kekhawatiran pelanggan ketika layanan tidak dapat digunakan atau ketika terdapat data yang belum kembali setelah proses pemulihan.
Karena itu, sejak laporan pertama diterima pada Minggu siang, tim Puskomedia terus bekerja melakukan penanganan dan pemulihan.
Saat rilis ini disampaikan, proses pemulihan seluruh infrastruktur masih berlangsung.
Sebagian layanan telah kembali beroperasi, sementara sebagian lainnya masih berada dalam proses recovery, verifikasi data, dan pengamanan.
Bagi pelanggan yang website-nya telah kembali aktif tetapi menemukan data yang belum sesuai, terutama perubahan yang dilakukan setelah backup 3 Juni 2026, silakan menghubungi tim Puskomedia agar dapat dilakukan pengecekan dan diberikan bantuan sesuai kondisi data yang tersedia.
Insiden ini merupakan evaluasi besar bagi Puskomedia.
Kami tidak ingin hanya mengembalikan sistem ke kondisi sebelumnya.
Kami ingin menggunakan kejadian ini untuk membangun infrastruktur yang lebih kuat, sistem backup yang lebih terisolasi, monitoring yang lebih baik, prosedur pemulihan yang lebih matang, serta mempercepat transformasi menuju ekosistem SmartGovt, ASIS, dan Basmalah.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kesabaran, pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan selama proses pemulihan.
Akbar Bahaulloh dan Tim Puskomedia
4 September 2026