Mudah diingat
Komputer di internet saling mengenal lewat deretan angka yang disebut alamat IP. Domain menggantikan angka itu dengan nama, sehingga pengunjung cukup mengetik nama Anda tanpa harus menyimpan tautan panjang.
Domain adalah alamat di internet: nama desa, sekolah, usaha, atau lembaga Anda, seperti namadesa.desa.id atau namausaha.com. Daftarkan sekali, kelola sendiri lewat Mitra.
Domain adalah alamat. Website dan email adalah rumah yang ditempati. Hosting dan server adalah tanah tempat rumah itu berdiri. Ketiganya bekerja bersama agar Anda bisa ditemukan.
Komputer di internet saling mengenal lewat deretan angka yang disebut alamat IP. Domain menggantikan angka itu dengan nama, sehingga pengunjung cukup mengetik nama Anda tanpa harus menyimpan tautan panjang.
Email info@namalembaga.id lebih dipercaya daripada alamat email gratisan. Warga, orang tua murid, dan pelanggan langsung tahu bahwa pesan itu datang dari lembaga yang sebenarnya.
Domain terdaftar atas nama Anda dan dikelola dari panel kendali sendiri. Selama diperpanjang tepat waktu, alamat itu tetap milik Anda walaupun website, hosting, atau pengelolanya berganti.
Ketika seseorang mengetik namasekolah.sch.id di peramban, komputernya bertanya kepada sistem nama domain (DNS): di mana alamat ini tinggal? DNS menjawab dengan alamat IP server tempat website disimpan, lalu peramban membuka halaman dari server itu. Semuanya berlangsung dalam sekejap, setiap kali halaman dibuka.
Jawaban itu datang dari nameserver, yaitu server yang memegang catatan (record) DNS domain Anda. Nameserver menentukan siapa yang berwenang menjawab, sedangkan record menentukan isi jawabannya: website ada di server mana, email dikirim ke mana, dan layanan lain apa yang terhubung.
Domain dibeli per tahun dari pengelola resmi. Untuk domain berakhiran .id, pengelolanya adalah PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), dan pendaftaran dilakukan melalui registrar seperti Puskomedia. Untuk domain internasional seperti .com dan .org, aturannya mengikuti ICANN dan pengelola masing-masing ekstensi.
Karena domain disewa per tahun, perpanjangan adalah kewajiban rutin. Domain yang lewat masa aktif akan berhenti bekerja: website tidak bisa dibuka dan email tidak masuk. Bila terus dibiarkan, nama itu bisa lepas dan didaftarkan pihak lain. Catat tanggal jatuh temponya dan perpanjang jauh hari sebelumnya.
Rp240.000 per tahun
Rp100.000 per tahun
Rp145.000 per tahun
Rp160.000 per tahun
Harga dapat berubah. Harga terbaru ada di Mitra.
Akhiran domain memberi tahu pengunjung siapa Anda sebelum halaman terbuka. Domain Indonesia dibedakan menurut jenis pemiliknya, dan beberapa di antaranya hanya boleh dipakai oleh lembaga yang memang berhak.
Alamat Indonesia yang paling ringkas, terbuka untuk perorangan maupun lembaga dan tanpa persyaratan dokumen. Cocok untuk merek, usaha, atau tokoh yang ingin alamat pendek dan bernuansa Indonesia.
Khusus pemerintah desa. Nama domain mengikuti nama desa, dan pendaftarannya disertai surat dari kepala desa, sehingga warga yakin website itu benar milik pemerintah desanya.
Untuk sekolah dari tingkat dasar sampai menengah, termasuk lembaga pendidikan nonformal yang diakui pemerintah daerah. Orang tua dan murid langsung mengenali alamat resmi sekolah.
Untuk perguruan tinggi dan lembaga akademik yang memiliki SK pendirian dari kementerian atau lembaga berwenang. Dipakai untuk website kampus, jurnal, dan sistem akademik.
Untuk pondok pesantren. Nama domain harus sesuai dengan nama pesantren yang mendaftar, sehingga santri dan wali santri mudah menemukan alamat resminya.
Untuk badan usaha yang memiliki legalitas, seperti PT, CV, atau koperasi. Akhiran ini memberi kesan perusahaan yang terdaftar resmi di Indonesia.
Untuk organisasi, yayasan, dan perkumpulan. Pendaftarannya disertai akta notaris atau surat keterangan organisasi beserta surat permohonan.
Pilihan ringan untuk perorangan, komunitas, dan usaha kecil. .my.id cocok untuk halaman pribadi, .web.id untuk komunitas atau proyek, dan .biz.id untuk usaha.
Ekstensi internasional yang dikenal di seluruh dunia dan tanpa persyaratan dokumen. Cocok bila pengunjung atau pembeli Anda juga datang dari luar negeri.
Harga daftar, perpanjang, dan transfer sama. Beberapa ekstensi membutuhkan berkas pindaian atau foto dokumen.
Rp240.000 per tahun
Rp310.000 per tahun
Rp20.000 per tahun
Rp55.000 per tahun
Rp55.000 per tahun
Rp55.000 per tahun
Rp55.000 per tahun
Rp55.000 per tahun
Rp55.000 per tahun
Harga dapat berubah. Harga terbaru ada di Mitra.
Domain khusus diperiksa secara manual oleh pengelola domain .id sebelum aktif, untuk memastikan pemiliknya memang berhak. Siapkan pindaian atau foto dokumen yang jelas dan terbaca. Ketentuan bisa diperbarui oleh PANDI, jadi tim akan memeriksa kelengkapan berkas sebelum diajukan.
SK pengangkatan kepala desa dari bupati, SK pengangkatan satu perangkat desa yang ditunjuk, surat permohonan domain, dan surat kuasa kepala desa kepada perangkat tersebut. Lengkapi dengan KTP, nomor KK, nomor ponsel, dan alamat lengkap berkode pos dari perangkat yang ditunjuk.
Sekolah formal: KTP atau paspor penanggung jawab, surat keterangan kepala sekolah, dan SK izin operasional sekolah. Lembaga pendidikan nonformal: KTP atau paspor dan SK pendirian lembaga dari kementerian atau SKPD terkait.
KTP atau paspor penanggung jawab, SK pendirian lembaga dari kementerian atau lembaga berwenang sesuai peraturan perundang-undangan, dan surat keterangan dari rektor, ketua, atau direktur sebagai pimpinan lembaga.
KTP atau paspor yang berlaku, ditambah dokumen legalitas usaha seperti akta pendirian, NPWP, SIUP, TDP, atau izin setara. Nomor Induk Berusaha (NIB) dari sistem OSS kini lazim menggantikan SIUP dan TDP. Sertifikat merek dilampirkan bila ada.
KTP atau paspor penanggung jawab, akta notaris atau surat keterangan dari organisasi yang bersangkutan, dan surat permohonan pendaftaran domain dari organisasi atau lembaga tersebut.
KTP atau paspor penanggung jawab dan surat keterangan dari pimpinan pondok pesantren perihal pendaftaran nama domain. Nama domain yang diajukan harus sesuai dengan nama pondok pesantren.
Domain ini khusus untuk instansi pemerintah pusat dan daerah, dan tidak dikelola lewat registrar umum. Instansi mengajukannya langsung ke kementerian yang membidangi komunikasi dan digital dengan surat permohonan resmi. Pemerintah desa memakai .desa.id.
.id dan .my.id aktif tanpa dokumen. .web.id dan .biz.id cukup dengan KTP atau paspor yang berlaku. Pastikan data pemilik diisi dengan benar karena dipakai bila suatu saat perlu pembuktian kepemilikan.
Sejak UU Desa memberi desa kewenangan mengatur dirinya sendiri, website desa menjadi etalase pelayanan dan keterbukaan: profil, struktur pemerintahan, APB Desa, kabar kegiatan, sampai layanan surat. Akhiran .desa.id menandai bahwa alamat itu benar milik pemerintah desa, bukan akun tiruan.
Pendaftaran .desa.id dilakukan oleh pemerintah desa atau pihak yang diminta membantu. Nama domain ditulis dengan pola namadesa.desa.id, namadesa-kecamatan.desa.id, atau namadesa-kabupaten.desa.id. Pilih yang terpendek yang masih tersedia, karena banyak desa di Indonesia memiliki nama yang sama. Ketersediaannya bisa diperiksa lewat layanan Whois PANDI.
Karena berkasnya diperiksa manual untuk memastikan keasliannya, pendaftaran .desa.id membutuhkan waktu lebih lama daripada domain biasa, umumnya dua sampai tiga minggu. Siapkan berkas sedini mungkin agar nama yang diinginkan tidak keburu didaftarkan desa lain.
Setelah domain aktif, desa membutuhkan hosting untuk menyimpan website dan datanya. Data pemerintahan sebaiknya disimpan di server yang berada di Indonesia. Alur lengkapnya, sampai website desa terhubung dengan ekosistem SmartGovt, ada di halaman Pendaftaran Website Desa dan panduan pendaftaran domain desa.id.
Beberapa ekstensi punya harga pendaftaran pertama yang lebih murah daripada harga perpanjangan.
Rp145.000 per tahun
Rp160.000 per tahun
Rp160.000 per tahun
Rp110.000 per tahun
Rp115.000 per tahun
Rp40.000 tahun pertama
Rp171.000 per tahun
Rp20.000 tahun pertama
Rp35.000 tahun pertama
Rp16.000 tahun pertama
Harga dapat berubah. Harga terbaru ada di Mitra.
Panduan bergambar tersedia di Cara Order Domain.
Masuk ke mitra.puskomedia.id, atau daftar dulu dengan mengisi data pribadi, alamat penagihan, dan kata sandi. Informasi akun dikirim ke email yang Anda daftarkan.
Ketik nama yang diinginkan di kolom Daftarkan Domain Baru. Bila nama sudah dimiliki orang lain, sistem memberi tahu, dan Anda bisa mencoba ekstensi atau ejaan lain. Bila tersedia, tekan Ambil.
Di halaman konfigurasi, nameserver bawaan Puskomedia sudah terisi. Bila Anda sudah memiliki hosting di tempat lain, isi dengan nameserver hosting tersebut. Tambahkan hosting sekaligus bila website belum punya rumah.
Pilih metode pembayaran, lalu periksa bagian Domain Registrant Information. Bila domain didaftarkan untuk lembaga atau orang lain, isi identitas pemilik yang sebenarnya, bukan identitas Anda sebagai pemesan.
Setujui ketentuan layanan dan selesaikan pesanan. Tagihan dikirim ke email; setelah membayar, buka tiket Billing di Mitra dan lampirkan bukti pembayaran.
Domain khusus seperti .sch.id, .ac.id, .or.id, .co.id, .ponpes.id, dan .desa.id baru aktif setelah berkasnya diperiksa. Kirim dokumen sesuai daftar syarat, lalu tunggu hasil verifikasi.
Setelah aktif, arahkan domain ke hosting dan pasang SSL agar alamat Anda tampil dengan https. Perubahan DNS menyebar bertahap dan bisa memakan waktu sampai sekitar dua hari.
Transfer memindahkan pengelolaan domain tanpa mengganti nama dan tanpa memutus kepemilikan. Pastikan tiga hal ini lebih dulu: transfer diajukan paling lambat 10 hari sebelum domain kedaluwarsa, status Registrar Lock sudah dibuka, dan Anda sudah memegang kode EPP dari penyedia lama. Panduan lengkap ada di Cara Transfer Domain.
Masuk ke panel penyedia lama, buka kunci domain (Registrar Lock), lalu minta kode EPP, yaitu kode otorisasi yang membuktikan Anda berhak memindahkan domain. Pastikan email pemilik domain masih aktif.
Buka menu Domain, lalu pilih menu transfer domain. Masukkan nama domain beserta kode EPP, lalu tekan Tambah ke Keranjang.
Nameserver Puskomedia terisi secara bawaan. Bila website tetap di hosting lama, isi dengan nameserver hosting tersebut agar website tidak terputus selama proses transfer.
Periksa rincian, pilih metode pembayaran, dan selesaikan pesanan. Biaya transfer umumnya sudah termasuk perpanjangan satu tahun masa aktif domain.
Proses transfer berjalan di antara registrar lama dan baru, dan penyedia lama kadang meminta persetujuan lewat email. Setelah selesai, domain tampil di menu Domain Saya dan dikelola sepenuhnya dari Mitra.
Setiap domain dilengkapi pengelolaan DNS (Managed DNS). Ini catatan yang paling sering diatur, beserta kegunaannya.
Menentukan siapa yang memegang catatan DNS domain Anda. Gunakan nameserver bawaan, atau ganti ke nameserver hosting lain lewat menu Domain Saya lalu Atur Nameserver di Mitra.
Menghubungkan nama domain ke alamat IPv4 server. Record ini yang dipakai bila website Anda berjalan di VPS atau server sendiri dengan alamat IP tetap.
Menjadikan satu nama sebagai alias dari nama lain, misalnya www yang mengikuti domain utama. Sering dipakai untuk menghubungkan domain ke Blogger dan layanan lain.
Menentukan ke server mana email untuk domain Anda dikirim. Bila record ini salah, website tetap terbuka tetapi email tidak sampai.
Catatan teks untuk verifikasi kepemilikan, misalnya untuk Google Search Console, serta pengaturan keamanan email seperti SPF agar surat Anda tidak masuk folder spam.
Mengarahkan domain ke alamat URL lain, misalnya domain kampanye yang langsung membuka halaman tertentu di website utama. Tidak perlu hosting tambahan.
Ya. Setiap domain dilengkapi fasilitas pengelolaan DNS (Managed DNS). Record A, CNAME, MX, dan TXT dapat diatur sendiri, atau nameserver diarahkan ke hosting lain.
Ya. Sesuai kebijakan privasi terbaru (GDPR), data pemilik domain dilindungi dengan Private Whois. Data kontak Anda tidak ditampilkan terbuka kepada siapa pun yang memeriksa domain.
Untuk sebagian besar ekstensi sama dengan biaya pendaftaran. Beberapa ekstensi internasional punya harga tahun pertama yang lebih murah; biaya perpanjangan dan transfer setiap ekstensi tercantum di daftar harga.
Domain tanpa persyaratan dokumen biasanya aktif tidak lama setelah pembayaran dikonfirmasi. Domain berdokumen menunggu hasil pemeriksaan berkas, dan untuk .desa.id umumnya memakan waktu dua sampai tiga minggu.
Bisa. Setiap domain dapat diarahkan (domain forwarding) ke alamat URL lain sesuai keinginan Anda. Cara ini cocok untuk domain kampanye atau alamat lama yang ingin tetap mengantar pengunjung ke website baru.
Ya. Domain yang Anda daftarkan menjadi milik Anda sepenuhnya, dan bisa dikelola dari panel kendali. Isi data pemilik dengan nama lembaga bila domain itu milik lembaga.
Bisa. Domain dapat dihubungkan ke WordPress, Blogger (Blogspot), dan platform lain lewat pengaturan DNS (custom domain). Ikuti panduan menghubungkan domain ke Blogspot.
Tidak. Nama domain tidak bisa diubah ejaannya; yang bisa dilakukan adalah mendaftarkan nama baru lalu mengarahkan nama lama ke sana. Karena itu periksa ejaan dengan teliti sebelum membayar.
Perubahan nameserver dan DNS perlu waktu untuk menyebar ke seluruh internet, dari beberapa jam sampai sekitar dua hari. Pastikan juga domain sudah diarahkan ke hosting yang benar.
Website dan email berhenti bekerja. Bila dibiarkan terlalu lama, domain bisa dilepas dan didaftarkan pihak lain, sehingga perpanjang sebelum jatuh tempo.
Menurut aturan ICANN, domain internasional umumnya tidak bisa dipindahkan dalam 60 hari setelah didaftarkan atau setelah transfer terakhir. Setelah itu, siapkan kode EPP dan buka kunci domain.
Ikuti panduan cara order domain dan cara transfer domain di Pusat Bantuan.