Difabel dan Klasifikasinya

Terakhir Diperbarui: 16 April 2020
You are here:
Dibaca Normal: 1 menit

Difabel (atau kadang juga disebut disabilitas) adalah istilah yang meliputi gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan adalah sebuah masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya; suatu pembatasan kegiatan adalah kesulitan yang dihadapi oleh individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan, sedangkan pembatasan partisipasi merupakan masalah yang dialami oleh individu dalam keterlibatan dalam situasi kehidupan. Jadi disabilitas adalah sebuah fenomena kompleks, yang mencerminkan interaksi antara ciri dari tubuh seseorang dan ciri dari masyarakat tempat dia tinggal.[2]

Penyandang cacat adalah setiap orang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental, yang dapat mengganggu atau merupakan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan secara selayaknya, yang terdiri dari:

  • penyandang cacat fisik;
  • penyandang cacat mental; serta
  • penyandang cacat fisik dan mental.
Tipe Nama Jenis disabilitas Pengertian
Atunanetradisabilitas fisiktidak dapat melihat; buta
Btunarungudisabilitas fisiktidak dapat mendengar dan/ kurang dalam mendengar; tuli
Ctunawicaradisabilitas fisiktidak dapat berbicara; bisu
Dtunadaksadisabilitas fisikcacat tubuh
E1tunalarasdisabilitas fisikcacat suara dan nada
E2tunalarasdisabilitas mentalsukar mengendalikan emosi dan sosial.
Ftunagrahitadisabilitas mentalcacat pikiran; lemah daya tangkap;
Gtunagandadisabilitas gandapenderita cacat lebih dari satu kecacatan
Was this article helpful?
Dislike 9